Efek Kemarau Panjang, Masyarakat Maros Antre Air Bersih

Efek Kemarau Panjang, Masyarakat Maros Antre Air Bersih Semenjak Awal Hari

Efek kemarau panjang yang berlangsung di Sulawesi Selatan, membuat masyarakat di sejumlah daerah di Kabupaten Maros kesusahan memperoleh megabola99 air bersih. Seperti yang dihadapi masyarakat Dusun Salassa, Desa Lebbotengngae, Kecamatan Cenrana Baru. Semenjak jam 03.00 WITa pagi hari, masyarakat Salassa telah mulai mengantre untuk menyimpan air yang disalurkan memakai selang dari sumber mata air yang jaraknya seputar 3 km. dari Dusun Salassa.

Etika, masyarakat Salassa yang didapati waktu mengantre air, Minggu (8/9/2019), menjelaskan lebih dari 100 masyarakat Dusun Salassa mulai mengantre semenjak jam 03.00 WITa pagi hari sampai seputar jam 22.00 WITa hari awalnya. Perjuangan untuk memperoleh air bersih ini telah dikerjakan masyarakat Salassa semenjak dua bulan Juli kemarin. “Tidak hanya mengantre air di sini, ada sumur di kampung samping di Kalumpang, tetapi harus jalan kaki seputar 1 km.,” papar Etika.

Baca juga : Tampilan Wanita Awet Muda yang Seringkali Disangka Kakak dari Putrinya

Saluran air di selang berdiameter 1/2 inci yang tidak lancar, membuat masyarakat harus menyimpan air di ember terlebih dulu, lalu dimasukkan kembali pada jeriken atau galon memakai gayung. Untuk isi jeriken ukuran 20 liter, diperlukan seputar 15-20 menit. Lamanya waktu mengantre, beberapa ibu-ibu Salassa sangat terpaksa bawa pekerjaan tempat tinggalnya ke tempat penampungan air, seperti mempersiapkan bahan masakan di dalam rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close