Indonesia Aman dari Pembajakan Telpon seluler Melalui SIM Card?

Indonesia Aman dari Pembajakan Telpon seluler Melalui SIM Card?

Tubuh Kebijakan Telekomunikasi Indonesia (BRTI) udah melaksanakan penyelarasan dengan banyak operator seluler berkenaan ada kemampuan telpon QQ188 seluler dibajak oleh hacker melalui sela keamanan SIM card atau yg dikatakan Simjacker. Apa hasilnya? Diungkapkan Komisioner BRTI I Ketut Prihadi Kresna, Simjacker itu melaksanakan eksploitasi serangan dengan memanfaatkan binary SMS. Cuma yg memanfaatkan spesifikasi dari S@T Browser yg vulnerable.

” Keseluruhannya, operator seluler di Indonesia sudahlah tidak memanfaatkan spesifikasi dari S@T Browser, sampai aman. Untuk yg masih memanfaatkan spesifikasi S@T Browser, kabar yg kami terima udah dilaksanakan blokir pada binary SMS, ” sambungnya. Dikabarkan awal mulanya, kerentanan SIM Card ini diketemukan oleh perusahaan keamanan AdaptiveMobile Security. Mengenai sela itu dikatakan dengan Simjacker yg sangat mungkin hacker bisa memata-matai fitur korban.

Baca juga : KPK Tidak Dapat Membuat Cabang Di Propinsi, BW: Absurd!

Simjacker ini berikan pintu untuk hacker buat menyerang dengan cara pribadi calon korbannya dengan kirim SMS. SMS yg disebut bukan yg biasa kita gunakan, namun terdapat kode-kode privat buat mengontrol telpon seluler pemakai. SMS itu memakai sela S@T Browser yg ada di SIM Card. Mengenai S@T Browser bukan spesifikasi umum, namun spesifikasi yg cuma didapati oleh operator seluler yg memiliki fungsi jalankan perintah, seperti menghadirkan pop up, memutar suara, jalankan browser, serta yang lain.

AdaptiveMobile Security memperjelas kalau sela keamanan SIM Card itu miliki potensi menjangkit lebih dari 1 miliar SIM Card yg menyebar di 30 negara, seperti di Amerika, Afrika Barat, Eropa, Timur Tengah, negara yg konsumennya memanfaatkan SIM Card.

One thought on “Indonesia Aman dari Pembajakan Telpon seluler Melalui SIM Card?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close