Dievakuasi Dari Wuhan, 195 Masyarakat AS Dikarantina 72 Jam di Pangkalan Militer

Dievakuasi Dari Wuhan, 195 Masyarakat AS Dikarantina 72 Jam di Pangkalan Militer

Hampir 200 masyarakat Amerika Serikat (AS) yang baru dipulangkan dari Wuhan, China, untuk menghindarkan wabah virus corona akan jalani karantina sepanjang 72 jam dalam suatu pangkalan militer AS di California. Mereka akan jalani kontrol medis dengan intens sebelum dibolehkan kembali pada rumah semasing.  Seperti dikutip Reuters, Kamis (30/1/2020), seputar 195 masyarakat AS yang sejumlah besar diplomat serta anggota keluarganya, barusan dievakuasi dari Wuhan — tempat asal mula virus corona — dengan memakai satu pesawat yang dicarter pemerintah AS.

Pesawat itu berhenti di Alaska pada Selasa (28/1) malam waktu ditempat untuk isi bahan bakar, sebelum meneruskan penerbangan ke March Air Reserve Base yang memiliki jarak 97 km. samping timur Los Angeles. Beberapa petinggi Pusat Pengaturan serta Mencegah Penyakit AS (CDC) menjelaskan, 195 masyarakat AS itu sudah dicheck dengan medis oleh otoritas China serta beberapa petinggi Departemen Luar Negeri AS sebelum diterbangkan dari Wuhan. Mereka dicheck oleh team CDC waktu datang di Alaska.

Semua penumpang bersedia dikarantina dengan suka-rela dalam suatu perumahan spesial di pangkalan militer di California itu. Karantina akan diresmikan sepanjang 72 jam. Tempat karantina terpisah dengan tempat beberapa personil militer AS. “Saya dengan pribadi bicara dengan mereka saat mereka turun dari pesawat serta jalani kontrol pertama. Mereka suka berada di sini. Mereka benar-benar kooperatif dengan pertanyaan-pertanyaan yang diserahkan,” sebut Wakil Direktur Pusat Nasional untuk Penyakit Menyebar serta Zoonosis pada CDC, Dr Christopher Braden, dalam pertemuan wartawan.

Baca juga : Uni Eropa Kucurkan Rp150 M untuk Responsif Musibah ASEAN

Jumlahnya korban meninggal karena wabah virus corona di China selama ini sampai 170 orang. Keseluruhan 7.711 masalah virus corona terkonfirmasi di beberapa daerah China daratan. Beberapa negara terhitung AS mengevakuasi masyarakat mereka yang berada di kota Wuhan. Masyarakat AS yang dikarantina itu akan jalani kontrol medis selanjutnya, terhitung tes darah untuk tahu paparan virus, dalam tempo tiga hari ke depan. Selama ini, belumlah ada seseorang juga yang memperlihatkan beberapa gejala virus corona, seperti demam, kesusahan bernapas serta batuk-batuk.

Disebut jika seseorang yang masuk daftar eksodus tidak dibolehkan naik pesawat waktu di Wuhan, sebab orang itu alami demam. Dikatakan selanjutnya oleh beberapa petinggi CDC jika mereka yang tidak mempunyai tanda-tanda terkena virus corona, akan diperbolehkan pulang ke rumah semasing. Pemulangan bisa saja bila individu judi online itu tidak alami tanda-tanda virus corona atau mempunyai hasil tes negatif. Disebut Braden jika individu itu akan dikatakan tidak menyebar serta diperbolehkan melancong dengan transportasi biasa tanpa efek buat warga yang lain.

Braden menjelaskan, bila seorang individu dikatakan positif virus corona atau jatuh sakit tiga hari waktu karantina, karena itu ia akan dipindahkan ke Riverside Medical Center untuk jalani perawatan medis kelanjutan serta dikarantina seutuhnya. Selama ini, lima masalah virus corona tengah diatasi di AS. Braden menyebutkan sekarang belumlah ada masalah yang fatal di daerah AS. Seputar 165 orang yang lain, tidak hanya masyarakat AS yang baru dievakuasi, sekarang dalam pengawasan sebab disangka terinfeksi virus corona. “Tidak ada tanda-tanda kita merasakan penyebaran dari beberapa kasus itu serta oleh karenanya, efek untuk beberapa orang di Amerika Serikat, kami yakini ialah rendah,” tandas Braden.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close