Espn indonesia

Gandeng Kampus di Australia, Edhy Prabowo Ingin Naikkan SDM

Gandeng Kampus di Australia, Edhy Prabowo Ingin Naikkan SDM

Menteri Kelautan serta Perikanan Edhy Prabowo ingin tingkatkan kemampuan SDM di bagian kelautan serta perikanan lewat kerja sama juga dengan Kampus Wollongong.  Nota kesepakatan (MoU) di antara Tubuh Analisa serta Sumber Daya Manusia Kelautan serta Perikanan (BRSDM) Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP) dengan Kampus Wollongong sudah di tandatangani untuk menyetujui kerja sama itu.

“Kerja sama ini meliputi peningkatan serta penambahan kemampuan SDM di bagian kelautan serta perikanan, khususnya terkait dengan ekonomi biru, perkembangan iklim, perikanan budidaya, serta ketahanan pangan,” tutur Edhy, dalam info tercatat, Senin (2/3/2020). Edhy memberikan tambahan, jika point penting dari MoU itu ialah tata atur perikanan serta budidaya, pengendalian perikanan, keamanan, peraturan, dan tata atur kelautan.

“Disamping itu, point penting MoU adalah terkait dengan tata atur perikanan serta budidaya, pengendalian perikanan serta ekonomi kelautan terhitung perikanan tidak resmi, tidak disampaikan serta tidak ditata. Selanjutnya tentang lingkungan laut, tepian serta batas maritim, penegakan hukum serta peraturan maritim, keamanan serta taktik maritim, kebijaksanaan serta hukum kelautan, dan tata atur kelautan,” tutur Edhy.

Baca juga : Genjot Pariwisata, Kemenparekraf Tebar Potongan Harga Pesawat Domestik

Edhy mengemukakan, penghargaan paling besar untuk Kampus Wollongong, terutamanya Pusat Nasional Lautan Australia, Sumber Daya serta Keamanan (ANCORS), atas suport yang berkepanjangan pada kerja sama kelautan serta perikanan. Disamping itu dia mengatakan pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Kampus Wollongong bisa memberi bekal untuk petinggi kementerian.

“Pelatihan-pelatihan itu memperlengkapi beberapa petinggi kementerian dengan pengetahuan mengenai hukum serta kebijaksanaan berkaitan laut serta perikanan internasional dan ketrampilan dalam bernegosiasi dengan organisasi internasional serta beberapa negara lain dalam komunitas bilateral serta multilateral,” papar Edhy. Edhy optimistis, MoU itu bisa menjadi modal yang baik untuk memupuk kerja sama antar dua negara, serta menggerakkan kedua pihak untuk berperan serta aktif dalam pastikan implementasi nyata dengan menyepakati gagasan kerja.

“Satu kali lagi, aku ingin berterima kasih sebab sudah mengundang aku serta untuk semua partner yang membuat pertemuan penting ini berlangsung,” ujarnya. Jadi info, KKP serta Kampus Wollongong sudah bekerja bersama semenjak tahun 2011. KPP mengirim 30 staf untuk Training Hukum Kelautan Internasional Judi Domino Online di Australian National Centre of Ocean, Sumber and Security (ANCORS). Bentuk kerja sama paling akhir di antara kedua pihak, yakni Program Negosiasi Perikanan yang dikerjakan di Jakarta, pada 6-10 Mei 2019 serta 9-13 September 2019, di dukung oleh Departemen Luar Negeri serta Perdagangan Australia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close